Kartu nama telah digunakan secara luas dan merupakan bagian etika berbisnis secara umum. Ini bisa dibilang salah satu dari beberapa alat komunikasi bisnis yang belum berevolusi sejak dimulai pada abad ke-17.

Dengan tren terbaru “digital disruption” dan peningkatan teknologi Augmented Reality, kami melihat bahwa ada peluang untuk meningkatkan kemampuan kartu nama  tanpa kehilangan manfaatnya.  Oleh karena itu, kami mengembangkan SnapCard sebagai solusi untuk merevolusi kartu nama.

SnapCard dimulai sebagai aplikasi Android yang sederhana. Melalui masukan positif dari para pengguna dan pelanggan awal kami, SnapCard kini telah berkembang menjadi sebuah platform yang bertujuan meningkatkan keterlibatan antara individu ber-sosial dan ber-bisnis.

SnapCard telah berkembang menjadi sebuah solusi untuk mengumpulkan dan mengelola data kontak. SnapCard juga menjadi alat pemasaran dan penjualan, dengan  menampilkan informasi dari perusahaan dan organisasi.

Saat ini, Kami sedang dalam proses untuk terus meningkatkan SnapCard dan juga potensi teknologi Augmented Reality ke bisnis utama kami. 

Kami percaya bahwa jika Anda ingin tetap menjadi terdepan dalam permainan, waktunya adalah sekarang.

Sekarang adalah saatnya untuk memodernisasi cara kita memasarkan produk dan layanan kita.
Sekarang adalah saatnya untuk mengadopsi teknologi ke dalam bisnis Anda.
Sekarang adalah saatnya untuk mengadopsi Augmented Reality sebagai alat utama untuk mengekspresikan produk dan / atau layanan perusahaan Anda.

Budi Sinaga
Founder of SnapCard